Selasa, 15 Juni 2010
Just a Thought!
Nah gimana klo semua koruptor di hukum kaya gitu aja kan seru, hahahaha (evil laugh) =p
by Imam
Senin, 14 Juni 2010
A Little Big Thing
Well, guys, banyak yang bilang kalo korupsi itu udah menjadi bagian dari budaya kita, dan banyak juga yang engga setuju dengan statement itu. Tapi setelah gue renungin, ternyata itu ada benernya juga. Korupsi itu intinya mengambil sesuatu yang bukan hak kita kan? Dan ternyata banyak hal kecil dan terlihat sepele yang ternyata bukan hak kita loh.
Misalnya, ngegas pas lampu merah. Semua juga udah tau lah ya makna merah-kuning-ijo apa hehehe. Merah di kita, hijau di jalur lain. Kalo kita jalan pas merah, berarti kita ngambil kesempatan mereka yang mestinya jalan kan?
Terus, bicara tentang waktu, well gue juga masih sering kayak gini -.-, banyak yang ga sadar kalo ngumpulin paper test kita lama setelah berkali2 disuruh ngumpulin karena waktunya udah abis itu ternyata ngambil hak yang bukan punya kita. Emang sih, dilihat sekilas itu enggak ngerugiin siapapun, tapi sebenernya itu ga adil kan karena kita dapet jatah waktu lebih banyak daripada temen-temen kita?
Emang susah banget jadi manusia tanpa dosa, tapi seenggaknya kita bisa minimalisir kesalahan kan? Sesuatu yang besar selalu berawal dari hal kecil yang dibiasakan. Kalo mulai sekarang kita semua belajar buat enggak ngambil hak orang, sekecil apapun itu, pasti kita bisa berantas korupsi! :D
by Atikah Sayogo PutriSabtu, 12 Juni 2010
Gak bayar tiket juga Korup lhooo
Kamis, 10 Juni 2010
Put MGK Tees On!
Selasa, 08 Juni 2010
Indonesia Diputarbalikkan
Gerakan Anti-Korupsi: Sebuah Bel

Sebelumnya saya sudah banyak mendengar tentang gerakan-gerakan masif yang dipelopori oleh banyak anak muda, termasuk akhirnya gerakan pemuda dalam kemerdekaan Indonesia. Gerakan cinta lingkungan atau gerakan bersepeda ke kantor saya lihat sebagai sebuah gerakan yang pada masa ini mendapat perhatian cukup besar. Gerakan-gerakan melalui berbagai social media yang dipelopori anak muda pun banyak menuai respon positif. Gerakan yang sedang dibangun sekelompok anak muda anti-korupsi ini pun memiliki harapan yang sama seperti gerakan-gerakan tersebut.
Dewasa ini, tampaknya pelaku korupsi sudah tidak punya urat malu. Masyarakat luas pun mulai menganggap korupsi sebagai hal yang biasa saja dan cenderung menutup mata. Mengapa seorang polisi lalu lintas bisa dengan penuh wibawa meminta uang kepada pelanggar lalu lintas? Dan mengapa seorang bisa dengan mudahnya melanggar lampu lalu lintas dan berpikir “Ah, tinggal siapkan uang 25ribu!”? Bukankah seharusnya seorang pencuri merasa malu ketika perbuatannya diketahui orang lain? Apakah sekarang hal-hal semacam itu sudah dimaklumi? Korupsi seharusnya bukan menjadi sebuah permakluman. Gerakan inilah yang harus mendobrak permakluman itu. Masyarakat harus paham bahwa korupsi tidak bisa jika hanya DISADARI keberadaannya, tetapi juga harus DIPERCAYA dan DIYAKINI sebagai musuh bersama.
Apakah gerakan ini akan berhasil? Keberhasilan sebuah gerakan anti-korupsi harus menjadi sebuah keyakinan. Mengapa? Karena ketika keyakinan akan keberhasilan gerakan ini luntur maka ini berarti anak-anak Indonesia sudah menyerah dan mulai menganggap korupsi sebagai bagian hidup, sebagai budaya, sebagai kebiasaan yang melekat dan bukan masalah ketika terus berlanjut. Gerakan anti-korupsi yang dipelopori anak muda ini saya yakini sebagai sebuah bel yang akan mengingatkan Indonesia bahwa untuk memerangi korupsi, seluruh lapisan masyarakat harus sama-sama percaya dan yakin bahwa korupsi merupakan masalah bangsa. Korupsi tidak lagi menjadi masalah pejabat-pejabat teras yang mengambil uang negara atau pengusaha-pengusaha kaya yang menjadi pejabat dan bebas dari pajak. Korupsi bukan hanya musuh KPK. Korupsi adalah musuh saya, musuh anda dan musuh kita, musuh Indonesia.
By Putu Ayu Ditta
Senin, 07 Juni 2010
me.ta.mor.fo.sis

Tentunya sudah tidak asing lagi mendengar istilah Biologi yang sudah didengungkan dari kelas 3SD ini. Jika masih berasa asing, akan dijelaskan pengertiannya sebagai berikut, tapiiiii…. untuk mengurangi kadar ke-sotoy-an gw (hehe…), mari sedikit ilmiah melihat pengertian kata Metamorfosis dari Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua ,yaitu me.ta.mor.fo.sis : perubahan bentuk atau susunan; peralihan bentuk (msl dr ulat menjadi kupu-kupu). Lah trus apa hubungannya metamorfosis dengan mudagakorup atawa metamorphosis with incorruptible youths ???!
Sebagai pemuda yang ingin membawa perubahan akan adanya budaya yang tidak cukup baik di negeri ini, hal pertama yang bisa dilakukan adalah perubahan mulai dari diri sendiri. Gw sendiri selalu memotivasi diri dengan kata “metamorfosis”. Seperti yang kita tahu “metamorfosis” sebagai perubahan bentuk yang sangat cepat dan cukup ekstrem. Seperti proses metamorfosis kupu-kupu mulai dari telur, ulat, kepompong, hingga kupu-kupu. Mulai dari bentuk yang sangat sederhana, menjijikkan, buruk rupa, hingga menawan nan sedap dipandang. Yap kurang lebih seperti itulah perubahan yang mungkin bisa kita lakukan. Sebagai suatu gambaran, ketika menginginkan orang lain tertib di jalan raya dan di satu sisi kita terkadang mencoba menerobos lampu merah (Maaf pengalaman pribadi soalnya… hehe…). Mulai dari hal yang kecil yang terdengar sepele, seperti mengurangi penerobosan lampu merah (jika di jalan), mencoba datang tepat waktu lebih sering, melakukan pekerjaan sesuai porsi dan jabatannya, ataupun hal-hal remeh-temeh yang kita anggap tidak terlalu masalah jika kita langgar. Dan untuk segala hal itu adalah suatu hal yang wajar jika mengalami hal dilema dan digoda melanggar kembali, tapi kita telah memulai awalan yang baik untuk merubah adanya budaya tidak baik di negeri ini, yaitu mulai merubah diri sendiri.
Dan barangkali metamorfosis adalah kata yang tepat untuk perubahan pada diri sendiri dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk kredibilitas diri yang jauh lebih baik. Saya percaya bahwa pemuda sekestrem apapun dapat melakukan perubahan yang positif dan tidak perlu waktu yang lama. So, mari bersama-sama bermetamorfosis :D
By Baim
